Posts

Showing posts from October, 2022

terluka | mengapa harus kita?

  terluka ... jika memang hatinya tidak untukmu, dari sisi manapun kamu mencintainya, kamu akan tetap terluka... salah satu hal yang harus sama sama kita sadari, bahwa mencintai bukan sesuatu yang mudah untuk dihindari... terlebih lagi jatuh kepada seseorang yang hatinya sudah jelas bukan untukmu, yang hatinya untuk orang lain dan tidak pernah ada kamu didalamnya,  kenapa kamu harus tetap jatuh kehati yang tidak seharusnya? kenapa harus kamu yang masuk kedalam perangkapnya? sekarang aku tau akibatnya, aku jatuh, terlena dan terluka, aku lengah dan tidak terdaya, akankah aku sembuh pada akhirnya? sampai saat ini rasanya masih terus tersiksa, aku benci dengan perasaan yang kini ada,  aku sungguh terluka, aku lelah sendiri,  dia bahkan ga pernah tau perasaan ini,  dia bahkan masih bisa tersenyum dan berbahagia tanpa harus ada kamu disisi,  disini kamu harus berusaha bangkit dan menenggelamkan semua rasa yang tumbuh karena nya? berusaha berpura pura bahwa tidak...

hal semu | mengapa harus kita?

| Part II |aku berhenti berharap pada hal semu, yaitu kamu | Part II | harusnya aku tau dari sedari awal bahwa kita memang ketidakmungkinan yang selalu aku dambakan, harusnya pun aku mengerti bahwa aku dan kamu memang tidak akan pernah terjadi... jika dahulu kamu bertanya: ' kenapa kamu baik sekali kepadaku ?', katamu ' ya tidak apa apa, itu biasa saja ', kataku bingung ' kenapa kamu baik kepadaku padahal aku tidak begitu ', begitu katanya ( ya kenapa kamu tidak baik !) sekarang aku mengerti mengapa kamu bertanya itu kepadaku, ternyata aku sangat peduli sekali kepadamu, ternyata aku sangat menyayangimu , ternyata aku sangat mengasihimu , ternyata aku sangat mengasihanimu , tapi tidak tau kenapa dan mengapa, aku pun tidak mengerti...  sekarang aku tersadar bahwa yang berlebihan memang sangat menyakitkan ,  kenapa aku melakukan itu kepadamu padahal kamu tidak pernah melakukan hal itu kepadaku... tidak ada hubungan timbal balik, hanya aku .  tapi pada saat perjala...

dinginnya malam | mengapa harus kita?

|Part 1|  tentang kita, yang seharusnya biasa saja |Part 1| dinginnya malam menuntunku menuliskan dirimu, apa kabar disana? apakah kamu baik baik saja ?apakah kamu bahagia disana? makan mu apakah baik? tubuhmu apakah tidak terluka ? senyummu apakah masih ada ? bagaimana disana? bahagiakah kamu hari ini, esok ataupun nanti? aku baik baik saja , walau tidak benar begitu adanya, justru aku itu kenapa kenapa kalau tetiba mengingatmu , aku akan baik baik saja jika kamu tidak tiba tiba terlintas didalam pikiranku, aku harusnya baik baik saja tanpa kamu, tapi ternyata masih ada sedikit perasaan tidak baik saja nya , padahal dulu kita pernah berbincang: ' aku harus apa ?' kataku ' harus bahagia ' katamu ' selalu bahagia ' ucapku berbohong ' syukurlah ' katanya, pasrah. bagaimana mungkin orang yang menyuruhku bahagia malah membawa pergi kebahagiaanku,  yaitu kamu.  kamu pergi, jelas kebahagiaanku pun hilang bukan?padahal aku selalu menasihati diriku sendir...